15 Agustus 2020 mungkin akan menjadi hari yang akan selalu diingat oleh fans Barcelona. Bagaimana tidak, hari itu tim pujaan mereka dibabat 8-2 oleh tim asal Jerman, Bayern Munchen. Setelah peluit panjang tanda akhir laga perempat final Liga Champions yang digelar di Estadio da Luz, Portugal itu dibunyikan, mega bintang Blaugrana, Lionel Messi, berjalan gontai menuju ruang ganti dengan kepala menunduk.
Skor kekalahan yang mencolok itu berbuntut panjang. Kemasukan 8 gol dan hanya mampu membalas 2 gol menggambarkan betapa belakangan ini, Barcelona telah mengalami kemunduran prestasi. Hal inilah –ditambah juga dengan konflik internal manajemen— yang pada akhirnya membuat Messi berubah pikiran.
Selasa, 25 Agustus 2020 waktu Spanyol, Messi membuat keputusan mengejutkan. Ia dikabarkan memilih pergi dari Barcelona pada musim panas ini. Dikutip dari Kompas.com, kabar itu bukan isapan jempol semata. Marca, media asal Spanyol melaporkan bahwa La Pulga (julukan Messi) telah mengirimkan surat pengunduran dirinya dari Barcelona. Messi sebenarnya masih terikat kontrak dengan Barcelona hingga 2021. Namun ia ingin mengaktifkan klausul nomor 24 yang menyebutkan bahwa dirinya bisa pergi dari Barcelona secara gratis ketika kontraknya tersisa satu musim lagi. Pihak club sendiri, melalui Direktur olahraga mereka, Ramon Planes, mengatakan bahwa club akan berusaha mencari solusi terbaik agar pemain yang telah membela tim utama Barcelona sejak 2005 dan telah memberikan 33 trofi itu mau tetap bertahan di club.
Seandainya saya boleh urun saran, baiknya Messi tak usah grusa-grusu dalam menentukan masa depannya. Ia masih punya banyak waktu untuk berpikir. Musim baru belum dimulai. Ia bisa istirahat dulu. Ambil jeda dulu. Sejenak lupakan sepak bola dan menikmati keindahan dunia. Dalam hemat saya, sepertinya akan baik bagi Messi jika ia liburan dulu. Liburan ke mana? Kalau saya boleh urun saran lagi, baiknya Messi liburan ke Purwakarta. Kenapa harus ke Purwakarta? Ya, kalau ia liburan ke Madrid, saya khawatir ia malah ketemu madritista (suporter fanatik club Real Madrid, rival utama Barcelona di La Liga) dan mendapat ‘teror’ dari kelompok suporter tersebut. Messi juga tidak mungkin liburan ke Munich, Jerman. Kalau ia ke sana, jangan-jangan baru menginjakkan kaki di Munich Internationa Airport saja, ia langsung mutung karena teringat angka 8 dan angka 2. Pulang ke Argentina pun rasanya bukan pilihan tepat bagi Messi. Argentina punya potensi untuk mengingatkannya dengan kegagalan memberikan gelar juara untuk negara kelahirannya tersebut.
Purwakarta bisa menjadi tempat yang tepat untuk Messi berlibur, menenangkan hati sekaligus melepas ketegangan. Di Purwakarta ia akan aman. Paling banter ia cuma akan ketemu fans-nya yang berjubel minta foto bareng demi konten sosial media. Ataupun kalau ia ketemu fans Real Madrid dan Bayern Munchen, dan mendapat olok-olok dari fans kedua club tersebut, saya yakin Messi tetap bisa mendengarkan olok-olok tersebut sambil tersenyum. Lha gimana Messi mau marah, wong dia nggak paham bahasa Sunda dan bahasa Indonesia.
Seandainya Messi benar-benar berlibur ke Purwakarta, ia dapat mengunjungi beberapa objek wisata sekaligus menjelajahi kuliner yang ada di sana. Misalnya saja, ia dapat berkunjung ke Waduk Jatiluhur. Di waduk buatan pertama di Indonesia tersebut, ia bisa menikmati pemandangan sambil melakukan olahraga air. Bagi orang sekelas Messi, tentu bukan hal yang berat untuk menyewa perahu, bermain ski air ataupun bermain selancar angin.
Andai Messi lagi nggak feeling main olahraga air, ia bisa memilih lokasi wisata lainnya. Misalnya, ia bisa berkunjung ke Desa Sajuta Batu. Di Desa yang berlokasi di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Tegalwaru ini, Messi bisa menjelajah desa dan menikmati keindahan panoramanya, bisa juga panjat tebing di Gunung Parang, camping, atau pun olahraga off road.
Misal Messi cuma ingin berwisata kuliner pun, Purwakarta menyediakan lebih dari cukup makanan untuk ia cicipi. Ada soto sadang, yang kata orang bisa bikin lidah bergoyang. Ada es ciming yang bisa bikin seger tenggorokan. Dan yang tentu saja tak boleh ketinggalan untuk dicicipi dan menjadi andalan kuliner Purwakarta adalah sate maranggi.
Kalau beberapa kuliner di atas masih belum cukup bagi Messi, ia masih bisa berwisata rasa dengan mencoba jenis kuliner lain. Salah satunya, sajian dari Aqiqah Nurul Hayat. Akan jadi sebuah keberuntungan bagi Messi, jika ia datang ke Purwakarta sekarang. Karena di sana baru saja dibuka Aqiqah Nurul Hayat Purwakarta. Alamatnya ada di jalan RE. Martadinata Gg. Rusa No.9 Nagri Tengah Purwakarta. Aqiqah Nurul Hayat Purwakarta ini merupakan Aqiqah Purwakarta terbaik. Paket aqiqah yang ditawarkan lengkap. Harga kambing aqiqah-nya di 2020 ini juga terjangkau. Seandainya Messi benar-benar liburan ke Purwakarta, ia harus mencoba sajian dari Aqiqah Nurul Hayat Purwakarta ini. Karena kalau tidak, penyesalan terbesar yang akan ia alami bukanlah meninggalkan Barcelona pada musim panas ini, melainkan karena ia tak sempat mencicipi sate kambing khas Aqiqah Nurul Hayat yang empuk dan tidak bau prengus itu.
Pada akhir tulisan ini, saya ingin sedikit urun saran lagi buat Messi. Ia harus benar-benar memikirkan masa depannya. Manchester City, PSG dan Inter Milan memang menarik. Tapi ia harus ingat bahwa dirinya sudah sangat identik dengan Barcelona. Ia dibesarkan Barcelona. Ia jugalah yang turut membesarkan Barcelona. Tak salah kata orang, Messi adalah Barcelona dan Barcelona adalah Messi. Sebagai penggemar saya hanya berharap Messi bisa mengambil keputusan terbaik. Agar beberapa tahun mendatang kita semua tetap bisa menyaksikan aksi dari salah satu pesepakbola terbaik dunia ini. Ya, soal sepak bola Messi memang yang terbaik. Tapi soal aqiqah, tetap Aqiqah Nurul Hayat yang terbaik!


Comments
Post a Comment