![]() |
| Foto: Pepnews.com Berdoa kepada Allah Swt. adalah perbuatan mulia yang sangat penting untuk dikerjakan oleh orang Islam. Berdoa tidak sekadar menyampaikan keinginan dan harapan seorang hamba kepada-Nya. Akan tetapi, berdoa juga merupakan perbuatan ibadah yang berpahala. Doa menjadi bagian penting dalam setiap usaha manusia. Berdoa berarti mengetahui bahwa Allahlah yang menentukan segala usahanya. Doa bisa diartikan sebagai satu permohonan dan pujian dalam bentuk ucapan dari hamba yang rendah kedudukannya pada Rabb Yang Maha Tinggi. Orang yang tidak mau berdoa kepada Allah bisa dikatakan orang yang takabur (sombong) karena tidak menempatkan Allah sebagai penentu segalanya (QS al-Mu'min [40]: 60). Rasulullah SAW bersabda, "Allah SWT sangat murka kepada orang yang tidak mau berdoa kepada-Nya," (HR Ibnu Majah). Manfaat doa begitu besar dalam kehidupan manusia. Dengan doa, kedamaian dapat diraih, semangat hidup dapat ditingkatkan, dan emosi dapat dikendalikan. Dengan doa, ada harapan yang terbentang. Doa juga menjadi penyejuk pada saat menghadapi musibah. Doa adalah tempat kembalinya manusia setelah seharian melakukan usaha (ikhtiar). Doa memiliki beragam manfaat. Beberapa di antaranya adalah: Do’a adalah ibadah dan salah satu bentuk ketaatan kepada Allah, Do’a adalah sebab untuk mencegah bala’ bencana, Do’a itu amat bermanfaat dengan izin Allah, Do’a adalah sebab kuat dan semakin mendapatkan pertolongan menghadapi musuh, Do’a merupakan bukti benarnya iman dan pengenalan seseorang pada Allah baik dalam rububiyah, uluhiyah maupun nama dan sifat-Nya. Do’a seorang manusia kepada Rabbnya menunjukkan bahwa ia yakini Allah itu ada dan Allah itu Maha Ghoni (Maha Mencukupi), Maha Melihat, Maha Mulia, Maha Pengasih, Maha Mampu, Rabb yang berhak diibadahi semata tidak pada selainnya, Do’a menunjukkan bukti benarnya tawakkal seseorang kepada Allah Ta’ala, Do’a adalah sebagai peredam murka Allah. Walaupun tak terlihat hasilnya, doa harus terus dipanjatkan karena di balik doa tersimpan rahasia Allah yang amat mengagumkan. Ada cerita menarik di zaman Nabi SAW. Suatu hari, seorang ibu ditanya anaknya yang sedang sakit, "Mengapa doa ibu tidak dikabulkan?" Sang ibu kemudian menjawab, "Barangkali Allah ingin memberi pahala lebih banyak kepadamu karena orang yang sedang dicoba Allah dengan penyakit berat, ia bersabar dan berdoa kepada Allah, akan diberinya pahala, atau dosamu diampuni-Nya. Bacalah doa yang masih kau hafal, ayat singkat, atau mohon dengan bahasamu sendiri." "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, (jawablah) bahwa Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku," (QS Al-Baqarah 186). Semoga kita termasuk hamba-Nya yang benar-benar senantiasa merasa butuh kepada Allah Swt. sehingga senang dan bersungguh-sungguh berdoa kepada-Nya. Karena doa adalah sesuatu yang sangat penting. Dalam hal apapun kita harus selalu berdoa kepada Allah. Termasuk ketika aqiqah. Ya, yang paling utama dari pelaksanaan aqiqah tentu saja adalah doa aqiqah. Doa aqiqah yang dimaksud di sini adalah doa dalam rangkaian pelaksanaan aqiqah. Mulai dari penyembelihan hewan, doa mencukur rambut ananda, meniup ubun-ubun ananda dan sebagainya. Dengan doa aqiqah tentu pelaksanaan aqiqah akan menjadi lebih afdal. Jadi, kalau mau melaksanakan aqiqah jangan lupa pelajari doa aqiqah dulu ya. Karena doa aqiqah sangat penting untuk pelaksanaan aqiqah. |

Comments
Post a Comment